Gerindra Sulut Apresiasi Setahun Kepemimpinan YSK–Victor, Fondasi Pembangunan Mulai Terlihat

Lpkrinews.id, MANADO – Satu tahun kepemimpinan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling bersama Wakil Gubernur J. Victor Mailangkay mendapat apresiasi dari Sekretaris DPD Partai Gerakan Indonesia Raya Sulawesi Utara, Harvani Boki.

Menurut Harvani, selama satu tahun pemerintahan berjalan, arah pembangunan di Sulawesi Utara mulai terlihat dengan fondasi kebijakan yang semakin jelas di berbagai sektor strategis.

“Setahun kepemimpinan Gubernur YSK patut diapresiasi. Fondasi pembangunan mulai terbentuk dan arah kebijakan pemerintah provinsi semakin jelas,” ujar Harvani.

Ia menjelaskan, pada tahun pertama pemerintahan biasanya difokuskan pada penataan arah pembangunan dan memastikan berbagai program strategis dapat berjalan sesuai rencana.

Ekonomi Sulut Tumbuh Positif

Dari sisi ekonomi, Harvani menilai kinerja perekonomian Sulawesi Utara menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Pada triwulan IV tahun 2025, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulawesi Utara atas dasar harga berlaku tercatat mencapai sekitar Rp204,75 triliun.

Sementara itu, PDRB atas dasar harga konstan tahun 2010 tercatat sekitar Rp113,66 triliun. Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi daerah diperkirakan mencapai 5,66 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut didukung oleh peningkatan sektor industri pengolahan yang mencapai hampir 10 persen serta lonjakan ekspor luar negeri yang meningkat sekitar 28 persen.

Harvani menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa ekonomi daerah mulai bergerak lebih kuat dan membuka peluang pasar yang lebih luas, termasuk di tingkat internasional.

Pariwisata dan Konektivitas Internasional

Selain ekonomi, sektor pariwisata juga menjadi perhatian pemerintah provinsi sebagai motor pertumbuhan baru di daerah.

Sejumlah destinasi wisata mulai dibenahi, seperti kawasan wisata Bukit Kasih Kanonang, Museum Daerah Sulawesi Utara, hingga program pembersihan Danau Tondano.

Di sisi lain, pemerintah provinsi juga mendorong penguatan konektivitas internasional melalui pembukaan sejumlah rute penerbangan langsung ke Manado.

Rute penerbangan internasional seperti Seoul–Incheon ke Manado serta Taipei–Manado yang mulai beroperasi pada 2026 diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Penguatan Pendidikan dan Ketahanan Pangan

Dalam bidang pendidikan, pemerintah provinsi juga menyiapkan pembangunan SMA Taruna Nusantara di Langowan serta melakukan revitalisasi puluhan sekolah di berbagai wilayah.

Selain itu, ribuan beasiswa juga disiapkan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Utara. Universitas Negeri Manado juga telah mendapatkan persetujuan untuk membuka Fakultas Kedokteran.

Di sektor ketahanan pangan, pemerintah provinsi menjalankan berbagai program strategis seperti gerakan pangan murah di ratusan titik, penyiapan ribuan hektare lahan pertanian padi, serta perluasan akses listrik 24 jam di wilayah kepulauan.

Pelayanan Kesehatan dan Penanganan Bencana

Pemerintah provinsi juga memperluas layanan kesehatan dengan menghadirkan ambulans serta kapal klinik untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil.

Atas berbagai upaya tersebut, Sulawesi Utara berhasil meraih sejumlah penghargaan nasional di bidang kesehatan, termasuk penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026.

Harvani juga menilai kepemimpinan Gubernur YSK terlihat saat menghadapi berbagai situasi darurat, seperti banjir di Manado maupun erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Sitaro.

“Gubernur hadir langsung di tengah masyarakat ketika terjadi krisis. Itu menunjukkan komitmen kepemimpinan yang berpihak kepada rakyat,” ujarnya.

Dorong Olahraga dan Penataan Wilayah

Selain pembangunan ekonomi dan sosial, pemerintah provinsi juga mendorong pengembangan sektor olahraga, termasuk menggairahkan kembali sepak bola daerah melalui Persma Manado serta berbagai cabang olahraga lainnya.

Di bidang tata ruang, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Sulawesi Utara juga telah memperoleh pengesahan substansi dari Kementerian ATR/BPN.

Sementara itu, penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat sebanyak 63 blok dinilai sebagai langkah penting dalam memberikan kepastian bagi aktivitas pertambangan rakyat di daerah.

Harvani menyebut langkah tersebut membuat Gubernur YSK dijuluki sebagai “Bapak Pertambangan Rakyat” di Sulawesi Utara.

Menurutnya, satu tahun pemerintahan YSK–Victor merupakan fondasi awal bagi percepatan pembangunan daerah ke depan, dengan visi menjadikan Sulawesi Utara sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia sekaligus gerbang perdagangan dan pariwisata di kawasan Pasifik.

“Perjalanan masih panjang, namun fondasi pembangunan sudah mulai diletakkan. Harapannya Sulawesi Utara semakin maju, pembangunan semakin merata, dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat,” tutup Harvani.