Lpkrinews.id, MANADO – PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan yang andal dalam menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Salah satu fokus utama tahun ini adalah penguatan ekosistem kendaraan listrik dengan menghadirkan 47 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai titik strategis jalur mudik di wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo.
Langkah ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) saat melakukan perjalanan mudik maupun silaturahmi antarwilayah.
General Manager PLN UID Suluttenggo Usman Bangun menegaskan, kesiapan SPKLU menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendorong penggunaan energi ramah lingkungan.
“Kami memastikan 47 unit SPKLU dalam kondisi optimal dan siap beroperasi. Lokasinya tersebar di jalur utama yang menjadi rute perjalanan masyarakat selama periode mudik Lebaran,” ujarnya, Selasa (18/3/2026).
Ia menjelaskan, keberadaan SPKLU tersebut tidak hanya mendukung kenyamanan pengguna kendaraan listrik, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi PLN dalam mempercepat transisi menuju energi bersih di Indonesia.
Untuk memudahkan pengguna, seluruh SPKLU telah terintegrasi dengan aplikasi PLN Mobile. Melalui aplikasi ini, pelanggan dapat mengetahui lokasi SPKLU terdekat, status ketersediaan, hingga melakukan transaksi pengisian daya secara digital.
Selain itu, fitur Trip Planner di aplikasi PLN Mobile juga membantu pemudik merencanakan perjalanan berdasarkan titik pengisian daya yang tersedia di sepanjang jalur mudik.
PLN UID Suluttenggo juga memastikan bahwa setiap SPKLU dilengkapi dengan berbagai tipe pengisian, mulai dari standard charging, fast charging, hingga ultra fast charging, guna mempercepat waktu pengisian kendaraan.
Tidak hanya fokus pada infrastruktur, PLN turut menyiagakan personel di sejumlah posko siaga Idulfitri untuk melakukan pemantauan berkala terhadap kondisi SPKLU dan pasokan listrik secara keseluruhan.
Langkah ini dilakukan guna meminimalisir potensi gangguan serta memastikan layanan tetap berjalan optimal selama periode Lebaran.
PLN juga mengimbau masyarakat yang akan mudik untuk memastikan kondisi instalasi listrik di rumah aman sebelum ditinggalkan. Pelanggan diharapkan mencabut perangkat elektronik yang tidak digunakan serta memastikan ketersediaan token listrik bagi pengguna prabayar.
Dengan kesiapan tersebut, PLN (Persero) berharap perayaan Idulfitri 1447 H dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan nyaman, sekaligus mendukung gaya hidup ramah lingkungan melalui penggunaan kendaraan listrik di Indonesia.










