5 Fakta Menarik Saat Tim LPK-RI Tulungagung dan Sulut Berhasil Memulangkan Jenazah Eviana

KEDIRI – LPKRINEWSID – Eviana (16) warga asal Lampung, domisili Kecamatan Kras Kabupaten Kediri, menghadap sang khalik, Sabtu (17/04/2021) sekira pukul 14.00 WIB di RSUD Gambiran Kota Kediri.

Gadis belia yang beranjak remaja ini, menjadi santriwati di salah-satu pondok pesantren yang ada di Jawa Timur dan diketahui sempat dirawat disalah-satu RS yang ada di Kota Kediri, namun dengan alasan biaya yang terus membengkak, kedua orang tuanya terpaksa membawa pulang Eviane.

Kondisi kesehatan gadis mungil ini terus menurun dan kedua orang-tua membawa ke RSUD Gambiran dan dirawat di Ruang Galuh No.3 yang berada di Lt. 3.

Perjuangan Eviane selesai dan menghembuskan nafasnya.

Niat keluarga membawa jenazah Eviane sempat mengalami jalan buntu.

Keterangan diperoleh Wartawan lpkrinews.id dari ibu kandung korban, alasan jenazah belum bisa dipulangkan karena biaya rumah sakit yang begitu mahal.

“Maklum kami berasal dari keluarga yang tidak mampu, dan untuk memulangkan jenazah, kami terkendala biaya sebesar Rp.3.744.122″ ucap Marfuah dengan nada terbata-bata sesekali menyeka air mata yang terus mengucur.

Tak tega dengan pengakuan sang ibu, Ketua Sulut dan Tulungagung langsung menemui pihak kasir dan menyelesaikan permasalahan yang dialami keluarga korban.

“Untuk urusan administrasi biar kami yang selesaikan,” ujar Sirait dengan nada tegas. Untuk jenazah korban kasihan dibiarkan di masih berada di ruang perawatan, seharusnya udah bisa dipulangkan” pungkas ketua DPC Tulungagung.

Berkat kolaborasi antara Ketua Sulawesi Utara dan Ketua Tulungagung akhirnya bisa memulangkan jenazah korban kerumahnya untuk dikebumikan.

Marfuah ibu korban kepada media lpkrinews.id mengatakan sangat berterima kasih karena berkat Tim LPK-RI anak saya bisa dipulangkan.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya, karena berkat bantuan LPK-RI anak saya bisa dipulangkan dan dikebumikan,sekali terima kasih banyak biar Gusti Allah yang membalas kebaikan bapak dan ibu,” ucapnya dengan perasaan sedih

Berikut, 5 Fakta Menarik Saat Tim LPK-RI Tulungagung dan Sulut Berhasil Memulangkan Jenazah Eviana

1.LPK-RI Langsung Meresponi Laporan Keluarga.

Pihak keluarga mendatangi kantor LPK-RI Tulungagung dan diterima Ketua PN Sirait,tanpa menunda waktu langsung membentuk Tim menuju RS Gambiran Kediri.

2.Kekompakan Para Pengurus dan Anggota LPK-RI Terlihat.

Koordinasi satu komando menghasilkan Tim yang solid, bersama Ketua LPK-RI Sulut Stefanus Sumampow bergerak menuju RS Gambiran Kediri.

Sekitar 12 orang dan 2 mobil menembus padatnya lalulintas Tulungaggung menuju Kediri.

3.Amanat UU no.8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Kosumen, menjadi dasar Tim dalam melakukan mediasi.

Setibanya di RS Gambiran Kediri, Tim langsung mendatangi keluarga dan memastikan aduan yang disampaikan keluarga.

Ternyata benar, jenazah masih berada diruang perawatan dan keluarga harus membayar administrasi jika hendak membawa pulang jenazahnya.

4.Misi Kemanusiaan LPK-RI berhasil memulangkan jenazah.

Setelah melakukan mediasi terkait pembayaran administrasi, akhirnya pihak RS Gambiran mengizinkan jenazah dibawa pulang.

5.Tim LPK-RI Bahagia dan Bangga.

Misi membantu konsumen telah dilaksanakan, pantauan wartawan lpkrinews.id sejumlah anggota tim tampak bahagia bahkan berlinangan airmata.

Mereka mengaku bangga dapat membantu keluarga yang kurang mampu, walaupun tanpa bayaran.(YUD)