MINUT — LPKRINEWS.CO.ID — Sejumlah Tenaga Harian Lepas Dinas Sosial Serta Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa mengeluhkan Dugaan Pemotongan Gaji jutaan rupiah yang disinyalir kuat dilakukan oleh Oknum “Pegawai Nakal” yang berada di Kabupaten Minahasa Utara. bwin sport
“Dimasa pandemi saat ini, Gaji Kami tidak diberikan selama 3 bulan terakhir dengan alasan yang tidak jelas” Ujar salah satu narasumber yang enggan untuk disebutkan namanya. موقع مراهنات كرة قدم
Informasi yang dirangkum, ke Lima Tenaga harian lepas tersebut berinisial MS, HW, EW, DP, dan YL tidak lagi menerima hak yang seharusnya diberikan usai melaksanakan tugasnya. ربح المال عن طريق اللعب
“Kami sudah tanda tangan kontrak selama 1 tahun, tapi gaji kami yang beberapa bulan terakhir tidak diberikan, sedangkan kami dituntut untuk tetap melaksanakan tugas, lantas kami mau makan dan uang transportasi menuju kantor mau gimana?”jelas DP kepada media ini, Sabtu (20/11/2021)
Sementara itu Kepala Dinas Sosial Alpred Pusungala terkesan menghindar dari awak media ketika ingin mengkonfirmasi kebenaran informasi yang diterima.
“Aduh, kita nintau soal itu nanti lebih jelas bisa menghubungi Kasubag Perencanaan Wenny” tutup Alpred.(***/Tim)
