Lpkrinews.id, MANADO – Forum Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Hotel Four Points Manado, Minggu (26/04/2026), menetapkan Standius Bara Prima sebagai Ketua Pengurus Daerah Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Sulawesi Utara periode 2026–2029.
Pemilihan berlangsung secara aklamasi setelah seluruh peserta forum menyatakan dukungan penuh, menandai soliditas internal organisasi kepemudaan tersebut di Bumi Nyiur Melambai.
Ketua Umum TIDAR, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, hadir langsung dalam forum dan menegaskan pentingnya peran strategis pemuda dalam pembangunan bangsa.
Ia menilai TIDAR Sulawesi Utara terus menunjukkan perkembangan positif melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pemerintah, TNI, dan Polri.
“Yang kita kejar bukan bentuk, tapi fungsi. TIDAR harus hadir sebagai solusi,” ujar Rahayu Saraswati di hadapan para kader.
Ia juga menyinggung capaian organisasi yang kini telah memiliki kepengurusan di 38 provinsi hingga ke luar negeri, sebagai bukti ekspansi dan penguatan jaringan TIDAR secara nasional maupun global.
Usai ditetapkan sebagai ketua, Standius Bara Prima menyampaikan komitmennya untuk membawa TIDAR Sulut semakin aktif dan dekat dengan masyarakat.
Menurutnya, organisasi kepemudaan harus mampu turun langsung ke lapangan agar tetap relevan dengan kebutuhan rakyat.
“TIDAR Sulut harus bergerak maju ke depan. Kita harus turun dan memenangkan hati rakyat,” tegas Bara.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk menjaga soliditas dan semangat juang dalam menghadapi berbagai agenda politik ke depan.
“Seluruh kader TIDAR harus membara. Kita harus siap bekerja keras,” tambahnya.
Musda ini tak hanya menjadi ajang pemilihan ketua, tetapi juga momentum konsolidasi internal organisasi. Para peserta forum menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung kepemimpinan baru demi memperkuat peran TIDAR di Sulawesi Utara.
Di akhir arahannya, Rahayu Saraswati kembali mengingatkan pentingnya menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi dalam menjalankan roda kepemimpinan, sebagai kunci menjaga kepercayaan publik dan keberlanjutan gerakan pemuda.






