Lpkrinews.id, Aceh, 30 November 2025 — PT PLN (Persero) kembali menyalurkan bantuan untuk warga yang terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh.
Selain memperbaiki jaringan listrik, PLN juga mengirimkan bantuan logistik dan peralatan darurat untuk memenuhi kebutuhan warga selama masa pemulihan.
Bantuan yang diberikan mencakup 6 ton beras, 2 ton gula, 1.000 kotak mi instan, 2.000 kaleng sarden, 2.000 liter minyak goreng, 2.000 kaleng kornet, 2.000 paket biskuit, 3.000 botol air mineral, serta 14.000 lampu emergency.
Bantuan sebagian disalurkan melalui Pemerintah Provinsi Aceh saat Apel Siaga Team Recovery Bencana Aceh di Lanud Iskandar Muda, Sabtu (29/11).
Di Posko Desa Blang Awe, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, warga penerima bantuan, Dedy Suriadi, menyampaikan terima kasih.
“Sembako ini sangat membantu kami di posko pengungsian. Terima kasih PLN,” ujarnya.
Selain logistik, PLN juga mendistribusikan genset ke sejumlah lokasi, termasuk Masjid Al Ghafur di Kabupaten Aceh Besar. Penyerahan dilakukan langsung oleh jajaran direksi PLN dan Yayasan Baitul Maal.
Kepala Badan Kesejahteraan Masjid Al Ghafur, Tengku Muhammad Rijal, menyebut bantuan tersebut sangat dibutuhkan.
“Dengan genset ini, ibadah tetap berlangsung meski listrik belum stabil. Bantuan ini sangat berarti bagi warga,” ucapnya.
Direktur Distribusi PLN, Arsyadany Ghana Akmalaputri, menegaskan komitmen PLN untuk membantu masyarakat bukan hanya melalui pemulihan jaringan listrik, tetapi juga dukungan kemanusiaan.
“Dampak banjir sangat besar bagi warga. Karena itu, kami hadir dengan dukungan langsung yang diharapkan dapat mempercepat pemulihan,” katanya.
Untuk memenuhi kebutuhan warga yang masih berada di pengungsian, PLN juga bekerja sama dengan Kodam Iskandar Muda membuka empat dapur umum di Bireuen, Aceh Utara, Bener Meriah, dan Singkil.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa prioritas saat ini adalah memastikan kebutuhan mendesak masyarakat dapat terpenuhi.
“PLN selalu hadir bersama masyarakat. Bantuan dan pemulihan jaringan terus dilakukan agar aktivitas warga segera normal,” tuturnya.
Banjir dan longsor sebelumnya menyebabkan 12 tower transmisi roboh dan mengganggu pasokan listrik di sejumlah wilayah. Untuk perbaikan, PLN mengerahkan sekitar 500 personel gabungan dari berbagai unit PLN di Indonesia, bekerja bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, dan BPBD.
Upaya pemulihan dilakukan siang dan malam agar suplai listrik dan akses dasar warga bisa kembali normal secepat mungkin.






