Lpkrinews.id, Tahuna – PT PLN (Persero) UP3 Tahuna bergerak cepat memulihkan sistem kelistrikan yang terdampak banjir dan tanah longsor di Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut menyebabkan gangguan jaringan listrik di sejumlah desa.
Wilayah terdampak meliputi Desa Tiwelo, Bentung, Bukide, Malamenggu, Balane, dan Lesabe.
Hujan berintensitas tinggi memicu luapan sungai serta longsor yang merusak sebagian infrastruktur kelistrikan.
Material longsor berupa tanah, batu, dan pohon juga menutup akses menuju lokasi gangguan.
PLN segera melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan kondisi jaringan aman sebelum proses penormalan dimulai.
Tim gabungan dari PLN UP3 Tahuna dan Petugas Pelayanan Teknik (Yantek) ULP Tamako diterjunkan ke lokasi.
Mereka melakukan asesmen, pembersihan material longsor, perbaikan jaringan, serta pemeliharaan konstruksi tiang dan penghantar.
Seluruh pekerjaan dilakukan dengan menerapkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara ketat.
Berkat penanganan cepat, sekitar 94 persen pelanggan yang terdampak kembali menikmati pasokan listrik pada pukul 22.00 WITA.
General Manager PLN UID Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, mengatakan kesiapsiagaan personel menjadi prioritas menghadapi potensi gangguan akibat cuaca ekstrem.
Menurutnya, keandalan pasokan listrik harus tetap terjaga meski menghadapi tantangan geografis di wilayah kepulauan.
“Kami terus menginstruksikan seluruh unit agar selalu siaga memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Usman.
Manager PLN UP3 Tahuna, Eko Yuwono, mengatakan tim langsung bergerak setelah menerima laporan gangguan.
Ia menegaskan proses pemulihan dilakukan secepat mungkin dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas di lapangan.
Kepala BPBD Kabupaten Kepulauan Sangihe, Wandu C.C. Labesi, mengapresiasi respons cepat PLN dalam memulihkan jaringan listrik.
Menurutnya, kolaborasi antara PLN, BPBD, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan sangat penting dalam penanganan dampak bencana.
PLN menegaskan akan terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem guna menjaga keandalan pasokan listrik hingga wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).






