Lpkrinews.id, MANADO – Tragedi kecelakaan dalam ajang drag race di Kota Kotamobagu yang menewaskan delapan orang mendapat perhatian Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPKRI) Provinsi Sulawesi Utara.
Ketua LPKRI Sulawesi Utara, Stefanus Sumampouw, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada seluruh korban serta keluarga yang ditinggalkan.
Menurutnya, tragedi tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga yang kehilangan orang-orang terkasih.
Stefanus meminta seluruh pihak menghormati proses penanganan dan penyelidikan yang sedang dilakukan aparat kepolisian.
Ia mengimbau masyarakat tidak mengambil kesimpulan sendiri atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi mengenai penyebab kecelakaan.
“Semua proses kita serahkan kepada kepolisian. Jangan berspekulasi,” ujar Stefanus.
Ia juga menyoroti munculnya anggapan yang mengaitkan TIDAR Sulut dengan tragedi tersebut.
Menurut Stefanus, pihak tertentu tidak seharusnya dijadikan sasaran tudingan sebelum kepolisian menyampaikan hasil penyelidikan secara resmi.
“Jangan menjadikan TIDAR Sulut sebagai sasaran tudingan atas tragedi ini sebelum ada fakta dan hasil penyelidikan dari kepolisian,” tegasnya.
Stefanus berharap proses penyelidikan dapat berjalan objektif, transparan, dan berdasarkan fakta di lapangan.
Ia juga mengajak masyarakat menahan diri dan tidak memperkeruh suasana dengan menyebarkan informasi yang belum memiliki kepastian.
“Yang paling utama saat ini adalah menghormati para korban dan keluarga yang sedang berduka. Biarkan aparat bekerja untuk mengungkap fakta sebenarnya,” pungkasnya.






