Lpkrinews.id -Tomohon – Terselenggaranya kegiatan Pelaksanaan kegiatan Program Penanaman 10.000 Pohon yang digagas PLN diyakini Andreas pasti memberikan manfaat positif di beberapa tahun kedepannya. Berkat kerja sama dan sinergitas bersama Pemerintah Kota Tomohon, serta LSM Nirlaba yang berpusat di Amerika Serikat. Yang khusus menangani pembinaan anak-anak usia dini.
“Tak dapat dipungkiri, selain komitmen penuh PLN dalam menjaga keberlangsungan ekosistem lingkungan hidup. Biar terus awet, indah dan layak ditinggali anak-cucu di hari esok. Terselenggaranya kegiatan ini, berkat dukungan dari Pemkot Tomohon lebih khusus Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Pusat Pengembangan Anak (PPA) Filadelfia. Kenapa kita gandeng anak-anak juga dalam kegiatan ini? Karena ada pesan dan ilmu yang ingin kita sampaikan kepada generasi penerus. Biar mereka peka, sadar dan memahami pentingnya menjaga kelestarian alam dan ekosistem yang ada saat ini,” urai Andreas.
Dilanjutkan Andreas, terselenggaranya kegiatan yang diyakininya pasti memberikan manfaat positif di beberapa tahun kedepannya. Berkat kerja sama dan sinergitas bersama Pemerintah Kota Tomohon, serta LSM Nirlaba yang berpusat di Amerika Serikat. Yang khusus menangani pembinaan anak-anak usia dini.
“Tak dapat dipungkiri, selain komitmen penuh PLN dalam menjaga keberlangsungan ekosistem lingkungan hidup. Biar terus awet, indah dan layak ditinggali anak-cucu di hari esok. Terselenggaranya kegiatan ini, berkat dukungan dari Pemkot Tomohon lebih khusus Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Pusat Pengembangan Anak (PPA) Filadelfia. Kenapa kita gandeng anak-anak juga dalam kegiatan ini? Karena ada pesan dan ilmu yang ingin kita sampaikan kepada generasi penerus. Biar mereka peka, sadar dan memahami pentingnya menjaga kelestarian alam dan ekosistem yang ada saat ini,” urai Andreas.
Sembari menambahkan, untuk pelaksanaan kegiatan, PLN UPDK Minahasa di saat yang sama juga melakukan penanaman pohon di seputaran DAS Tondano, berdekatan dengan PLTA Tanggari. Wajar, salah satu sasaran penghijauan kali ini, tak lain lingkungan atau daerah di seputaran BUMN energi ini beroperasi.
“Untuk Kelurahan Tondangow kita mengalokasikan 1.200 bibit pohon. Sementara untuk daerah seputaran DAS Tondano atau Tanggari, ada kurang lebih 1.600 bibit. Total yang menjadi tanggung jawab UPDK Minahasa sebanyak 5.100 bibit pohon. Semoga upaya baik ini, menciptakan lingkungan yang asri dan indah bagi generasi dan anak-cucu kita mendatang,” pungkasnya.
Sementara itu, di tempat yang sama Wali Kota Tomohon Caroll Senduk SH diwakili Kepala DLH Daerah Kota Tomohon John Kapoh menyambut baik serta mengapresiasi niatan baik PLN UPDK Minahasa. Yang senantiasa bersama-sama dengan pemerintah, menjaga serta melestarikan lingkungan hidup. Kata Kapoh, sudah selayaknya lah sebagai BUMN yang ikut berkarya di Kota Sejuk. Berkontribusi dalam program pelestarian lingkungan hidup, biar terus hijau dan asri bagi generasi penerus di masa depan.(*/yud)









