Lpkrinews.id, Gorontalo, 27 April 2026 – PT PLN (Persero) terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung transisi energi di Indonesia. Melalui Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), PLN secara resmi melakukan aktivasi empat unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) baru di wilayah kerja Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gorontalo guna memperkuat infrastruktur pendukung kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV).
Langkah strategis ini mencakup penambahan unit mesin SPKLU di empat titik lokasi strategis, yaitu Unit Layanan Pelanggan (ULP) Marisa, ULP Kwandang, ULP Limboto, dan ULP Telaga. Penambahan ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas layanan pengisian daya pada lokasi eksisting, memastikan keandalan sistem, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat Gorontalo yang mulai beralih menggunakan kendaraan listrik.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa penguatan infrastruktur ini adalah bagian dari peta jalan besar PLN dalam mewujudkan target Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060.
“Kami menyadari bahwa ketersediaan infrastruktur pengisian daya yang memadai adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik. Dengan aktivasi empat unit SPKLU baru ini, PLN UID Suluttenggo memastikan bahwa para pengguna EV di wilayah Gorontalo tidak perlu lagi merasa khawatir saat melakukan perjalanan, karena akses pengisian daya kini semakin dekat dan andal,” ungkap Usman.
Usman menambahkan bahwa PLN tidak hanya sekadar menyediakan alat, tetapi juga memastikan ekosistem digital yang terintegrasi. “Seluruh SPKLU ini telah terintegrasi dengan fitur Electric Vehicle di aplikasi PLN Mobile. Pelanggan dapat dengan mudah mencari lokasi terdekat, memantau proses pengisian secara real-time, hingga melakukan pembayaran secara digital dalam satu genggaman,” jelasnya.
Proses aktivasi ini melibatkan kolaborasi lintas sektoral, termasuk tim IT dari PT Icon plus untuk memastikan sistem keamanan siber dan konektivitas unit berjalan optimal. Serangkaian uji fungsi (Commissioning Test) telah dilakukan untuk menjamin setiap unit mampu memberikan daya secara stabil dan aman bagi berbagai jenis kendaraan listrik.
Senada dengan hal tersebut, Manager PLN UP3 Gorontalo, Hardi, menyampaikan bahwa penambahan unit ini merespons tren pertumbuhan jumlah kendaraan listrik di Gorontalo yang menunjukkan grafik positif.
“Kami melakukan pemetaan secara berkala terhadap kebutuhan pelanggan. Aktivasi di ULP Marisa, Kwandang, Limboto, dan Telaga ini merupakan upaya kami dalam memberikan layanan yang merata. Kami ingin memastikan bahwa infrastruktur EV tidak hanya terpusat di tengah kota, tetapi juga mencakup jalur-jalur penyangga di wilayah Gorontalo,” ujar Hardi.
Dengan bertambahnya titik pengisian ini, PLN optimistis dapat mempercepat terciptanya ekosistem transportasi berkelanjutan di Provinsi Gorontalo. Inisiatif ini diharapkan mampu mendorong pengurangan emisi karbon secara signifikan serta menurunkan ketergantungan pada energi fosil, selaras dengan visi pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi generasi mendatang.











